MENDAKI GUNUNG UNGARAN VIA PERANTUNAN
Perjalanan mendaki Gunung Ungaran kali ini dimulai dari Kaliwungu, Kendal. Saya berangkat bersama Amin pukul 08.00 WIB dengan mengendarai motor Honda Beat, melewati jalur Kaliwungu - Bodja - Sumowono - Bandungan. Sesampainya di Alun-Alun Bandungan, kami melanjutkan perjalanan menuju Gerbang Pendakian Gunung Ungaran via Perantunan.
Pos 1: Watu Omah (1418 mdpl)
Setelah melewati Pintu Rimba, kami memasuki kawasan hutan dan tiba di Pos 1, Watu Omah, dalam waktu sekitar 15 menit dengan jarak 250 meter. Jalur pendakian yang jelas dan rapi memudahkan kami, meskipun ini merupakan pendakian pertama kami melalui jalur Perantunan. Setelah istirahat sejenak, kami melanjutkan perjalanan.
---
Pos 2: Watu Jajar (1489 mdpl)
Perjalanan menuju Pos 2 terasa sejuk dengan pepohonan lebat di sepanjang jalur. Kebersihan jalur yang terjaga membuat pendakian lebih nyaman. Kami tiba di Pos 2 setelah 15 menit berjalan. Di sini, kami kembali istirahat sebentar untuk mengatur napas sebelum melanjutkan ke Pos 3.
---
Pos 3: Watu Srumpuk (1586 mdpl)
Dari Pos 2 ke Pos 3, kami melewati tanjakan-tanjakan kecil. Perjalanan sepanjang 500 meter ini memakan waktu sekitar 20 menit. Setelah beristirahat di Pos 3, kami melanjutkan perjalanan menuju Pos 4, Kolo Keciko (1742 mdpl).
---
Pos 4: Kolo Keciko dan Persimpangan Puncak
Perjalanan menuju Pos 4 lebih panjang, memakan waktu sekitar 35 menit. Setibanya di Pos 4, kami menemukan persimpangan jalur. Jalur kanan mengarah ke Puncak Banteng Raiders dan Puncak Botak, sedangkan jalur kiri menuju Puncak Bondolan (area camp).
---
Kami sepakat untuk mendaki ketiga puncak: Puncak Banteng Raiders, Puncak Botak, dan Puncak Bondolan. Kami memulai dengan mengambil jalur kanan menuju Pos 5 Tanggul Boyo (1890 mdpl), kemudian menuju Puncak Banteng Raiders.
---
Puncak Banteng Raiders (2034 mdpl)
Sebelum mencapai Puncak Banteng Raiders, kami melewati Watu Lumpang dan Lembah Jinten. Kabut tebal dan angin kencang menyambut kami di puncak. Setelah mengambil beberapa foto, kami melanjutkan perjalanan ke Puncak Botak.
Puncak Botak (2050 mdpl)
Untuk mencapai Puncak Botak, kami kembali turun melalui Lembah Jinten. Jalur menanjak di Tanjakan Cicak menuju Puncak Botak cukup menantang, terutama karena jalur tanah yang licin dan tepi jurang. Puncak Botak, sebagai puncak tertinggi Gunung Ungaran, tetap diselimuti kabut tebal dan angin kencang. Setelah menikmati pemandangan sebentar, kami turun ke Puncak Bondolan.
---
Puncak Bondolan (1885 mdpl)
Puncak Bondolan menawarkan area camp yang luas dan pemandangan kota Semarang-Ambarawa yang menakjubkan, terutama jika cuaca cerah. Meski cuaca masih berkabut, perjalanan turun dari sini menjadi lebih menyenangkan karena kabut perlahan menghilang, memperlihatkan indahnya lanskap kota dari ketinggian.
---
Kembali ke Basecamp
Perjalanan turun menuju basecamp selesai pukul 02.45 WIB. Kami mengambil motor yang diparkir dan melanjutkan perjalanan pulang ke Kendal dengan hati penuh rasa syukur.
---
Kesimpulan
Gunung Ungaran memberikan pengalaman mendaki yang menyenangkan dengan jalur yang bersih, terawat, dan pemandangan luar biasa. Meski perjalanan singkat, kenangan mendaki Gunung Ungaran akan selalu melekat di hati.
Gunung Ungaran: Bersih, Nyaman, dan Terjaga!
Terima kasih untuk petualangan yang luar biasa ini.
![]() |
| Foto Pendakinya |





Komentar
Posting Komentar